Showing posts with label Sport. Show all posts
Showing posts with label Sport. Show all posts

Friday, 1 December 2017

Mengenal Lebih Dekat Old Trafford, Rumah Bagi Manchester United

Hy Guys, ketemu lagi di Artikel Gomu Gomu Ku, kali ini kita akan ngebahas Profil dan Sejarah Old Trafford Stadium. Bagi kamu para pecinta sepakbola terutama para fans Manchester United pasti gak asing lagi dengan stadion yang satu ini.


Old Trafford terletak di kota Manchester, Inggris dan merupakan markas dari pemiliki 20 gelar liga Inggris, Manchester United. Stadion ini memiliki kapasitas 75.635 kursi penonton yang sekaligus menjadikannya sebagai sation terbesar kedua di Inggris dan kesebelas di Eropa.


Pada awalnya Old Trafford dirancang oleh arsitek asal Skotlandia bernama Archibald Leitch dengan kapasitas 100.000 kursi penonton. Pembangunan Old Trafford memakan biaya hingga 60.000 pounds,namun pada akhirnya dengan besarnya kapasitas yang ingin dicapai, biaya pembangunan membengkak hingga hampir 100.000 pounds kala itu.


Diawal pembangunannya Old Trafford mengalami berbagai kesulitan, seperti saat membangun salah satu tribun yang berdekatan dengan stasiun kereta api yang merupakan milik dari Chesire Lines Commitee (CLC). Karena letaknya yang berdekatan dan lahan yang terbatas, Archibald Leitch mememinta izin kepada CLC guna memumuluskan rencana pemabangunan. Namun CLC menolak dengan alasan bahwa mereka akan membangun stasiun lain di lahan yang sama.

Pada tahun 1909 pengembangan Old Trafford diselesaikan, dan pertandingan pertama terjadi pada Februari 1910 saat Liverpool bertandang ke Old Trafford. Stadion ini juga menorehkan sejarah tersendiri, bukan hanya bagi fans Mancheter United, tapi juga seluruh pecinta sepakbola di tanah Inggris. Old Trafford menjadi tempat berlangsungnya pertandingan Final Piala FA sebelum Wembley dibangun pada tahun 1923. Final Piala FA pertama terjadi pada tahun 1911 antara Newcastle United vs Bradford City dan final kedua terjadi pada tahun 1915 antara Chelsea vs Sheffield United


Pada tahun 1940 Old Trafford mengalami kerusakan akibat serangan bom Jerman, yang nantinya akan digunakan dalam laga Boxing Day melawan Stockport County. Akibatnya club harus mengungsi ke stadion lawan hingga satu tahun berselang sepakbola kembali dimainkan di Old Trafford. Namun pada 11 Maret 1941 serangan bom Jerman kembali merusak Old Trafford terutama Tribun Utama. Setelah perbaikan ulang yang menekan banyak biaya dan memaksa pemilik berhutang kepada sejumlah pihak akhirnya Old Trafford kembali memainkan pertandingan pada tahun 1949.

Pada tahun 1951 Tribun Utama (kini Tribun Selatan) diberikan atap yang kemudian diikuti oleh pembagunan atap pada tribun lainnya termasuk Tribun barat pada tahun 1959. Pada tahun 1966 Old Traffor menjadi salah satu venue pertandingan Piala Dunia FIFA, dan hal ini menuntut perbaikan diberbagai sisi bangunan Old Trafford seperti pembangunan lampu sorot, rancangan ulang tribun United Road, penggantian pilar atap disetiap tribun, dan penambahan terasering di depan tribun. Pada tahun 1975 pengembangan terhadap stadion Old Trafford kembali dilakukan, seperti penambahan Suite Eksekutif di stand utama, penggantian atap tribun utama degan desain kantiveler, dan memperpanjang Suite Esekutif dan atap kantiveler di tiga sisi tribun.


Pada tahun 1995 Old Trafford mengalami pengembangan lebih lanjut setelah sebelumnya mengalami penurunan kapasitas hingga 44.000 kuri penonton pada tahun 1992. Dimulai dengan penghancuran tribun utara yang sudah berumur 30 tahun yang akan dibangun kembali. Pada akhir pembangunan di tahun 1996 total kapasitas Old Trafford meningkat hingga menyentuh angkat 55.000 kursi penonton. Kemudian diikuti dengan penambahan lapisan kedua Tribun Timur yang resmi dibuka pada Juni 2000 yang meningkatkan kapasitas stadion menjadi 61.000 kursi penonton hingga penambahan lapisan kedua Tribun Barat yang juga menambah kapasitas stadion menjadi 68.217 kursi penonton.

Pada tahun 2006 Old Trafford malakukan ekspansi dengan penambahan 8.000 kursi penonton, dan pada tahun 2009 pemilik menata ulang kursi penonton sehinggan mengurangi 255 kursi menjadi 75.957 kursi penonton.


Rekor kehadiran penonton di Old Trafford terjadi dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United vs Blackburn Rovers pada tahun 2007 lalu dengan total 76.098 penonton. Sementara untuk  rekor pertandingan non-kompetisi terjadi dalam laga Manchester United vs New York Cosmos pada Agustus 2011.

Hingga saat ini Old Trafford telah menjadi tuan rumah berbagai kompetisi sepakbola, mulai dari Liga Inggris, Piala FA, Liga Divisi Kedua, Piala Liga, Piala Dunia FIFA 1966, Piala Eropa 1996, Olimpiade 2012, Piala Interkontinental 1968, dan tentunya sejumlah kompetisi Eropa yang diikuti Manchester United termasuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Final Liga Champions 2003.

Old Trafford menjadi symbol kebanggan Manchester United dan mendapat julukan “The Theatre of Dream” dari legenda Manchester United, Sir Bobby Charlton. Bersama Old Trafford, Manchester United telah memenangkan 20 gelar Liga Inggris yang sekaligus menjadikan Old Trafford sebagai stadion angker di tanah Inggris.

Wahhh… benar-benar luar biasa stadion yang satu ini ya guys, bukan hanya stadionnya saja yang besar tapi sejarah dan prestasinya juga luar biasa besar. Jadi pingin main-main ke Old Trafford nih…wkwkwkwkwk…
Ok deh guys, sampai disini dulu Artikel keren dari Gomu Gomu Ku kali ini, jangan lupa dishare ya.
Tetap nantikan Artikel keren dari Gomu Gomu Ku lainnya…
Salam…

Mengenal Lebih Dekat Anfield, Rumah Bagi Liverpool

Hello guys, ketemu lagi dalam Artikel Gomu Gomu Ku yang kali ini akan ngebahas salah satu stadion ternama sekaligus terangker di tanah Inggris, Anfield. Anfield merupakan stadion yang terletak di kota Liverpool, Inggris, dan berjarak 4,8 km dari pusat kota Liverpool. Stadion ini merupakan markas kebanggaan pemilik 18 gelar Liga Inggris, Liverpool.



Sejarah panjang berdirinya Anfield dimulai pada tahun 1884, dimana Anfield untuk pertama kalinya dibuka untuk umum dan Everton yang merupakan rival Liverpool menjadi klub pertama yang menggunakan Anfield. Namun kebersamaan Everton dan Anfield hanya bertahan selama 8 tahun saja karena besarnya biaya sewa yang dipatok pihak Anfield, Houlding. Tahun 1892 Everton resmi keluar dari Anfield dan telah mengukirkan sejarah manis dengan menjadi juara liga pada musism 1890/1891.

Dengan kekosongan yang terjadi di Anfield karena tidak adanya klub yang ingin menyewa Anfield, Houlding memutuskan mendirikan sebuah klub sepakbola yang diberi nama Liverpool FC. Liverpool FC memainkan laga pertamanya dalam sebuah pertandingan uji coba melawan Rotherdam Town pada 1 september 1892 yang dihadiri oleh 200 penonton.


Pada tahun 1892 tiribun Main Stand selesai dibangun, pada tribun ini terdapat ruang ganti pemain, ruang pers, ruang VIP, dan ruang direktur. Tribun Centenary Stand yang memiliki 2 tingkat ditambah hingga menjadi 3 tingkat pada tahun 1992 untuk memperingati 100 tahun berdirinya Liverpool, awalnya tribun ini bernama Kemlyn Road Stand.

Kemudian tribun The Anfield Road Stand yang merupakan tempat para supporter tim tamu. Stand ini berada disisi kiri Main Stand. Pada tahun 1965 tribun ini direnovasi hingga pada tahun 1998 tribun ini ditambah hingga menjadi 2 tingkat.

Terakhir, yang merupakan tribun lengendaris Liverpool, tribun The Kop. Tribun ini diberi nama The Kop untuk mengenang pasukan Inggris yang tewas dalam perang Boer. Tribun ini dibangun pada tahun 1906 tepat 3 tahun setelah dibangunnya The Anfield Road Stand.


Didalam Anfield terdapat beberapa monument berharga bagi klub, sebut saja Shankly Gates yang rupakan gerbang utama untuk masuk ke Anfield. Gerbang ini dibangun pada tahun 1982 untuk mengenang pelatih yang dianggap berjasa bagi Liverpool, Bill Shankly. Kemudian ada Paisley Gates yang merupakan gerbang kedua untuk masuk ke Anfield yang didirikan untuk mengenang pelatih yang berjasa membawa nama Liverpool di kancah Eropa, Bob Paisley. Dibeberapa sisi bangunan Anfield terutama dibagian lorong terdapat tulisan “This is Anfield” yang ditujukan untuk mengintimidasi lawan.

Bersama Anfield, Liverpool telah menorehkan sejarah manis dan sejumlah rekor yang terkenang hingga saat ini. Sebut saja beberapa rekor tak terkalahkan Liverpool di Anfield yang terjadi pada tahun 1893/1894, 1970/1971, 1976/1977, 1978/1979, 1979/1980, 1987/1988, dan 2008/2009.
Hingga saat ini rekor jumlah penontot di Anfield tercatat sebanyak 61.905 yang terjadi dalam pertandingan Liverpool vs Wolves pada tahun 1852 dalam kompetisi FA Cup. Untuk rekor pernonton dalam pertandingan Liga Inggris tercatat terjadi kala Liverpool menjamu Chelsea dengan jumlah penonton sebanyak 58.757 orang. Sementara rekor jumlah penonton untuk kompetisi Eropa terjadi kala Barcelona bertandang ke Anfield dengan jumlah penonton mencapai  55.104 orang.


Hingga saat ini Anfield total memiliki kapasitas sekitar 45.276 serta menjadi salah satu stadion paling angker di tanah Inggris yang membuat setiap lawan gemetar saat bertandang ke stadion ini. Siapa penggemar Liverpool ??? Kalau benar fans Liverpool, wajib nih berkunjung ke Anfield Stadium guna menyaksikan pertandingan tim kebesaran kamu…

Ok guys, sampai disini dulu Artikel Gomu Gomu Ku kali ini, jangan lupa dishare ya.
Tetap nantikan Artikel menarik dari Gomu Gomu Ku selanjutnya…
Sampai ketemu lagi.. Salam..

Friday, 10 November 2017

Mengenal Lebih Dekat Wembley Stadium, Markas Timnas Inggris

Pada Artikel kali ini Gomu Gomu Ku akan mengajak anda untuk mengenal lebih dekat profil dan sejarah salah satu stadion terbesar di dunia. Setelah sebelumnya saya mengajak anda untuk mengenal lebih dekat Stamford Bride markasnya Chelsea, kali ini kita akan mengenal lebih dekat profil dan sejarah stadion tim Tiga Singa alias Inggris, Wembley Stadium.

Sejarah berdirinya Wembley Stadium adalah salah satu yang akan tetap di ingat oleh orang-orang Inggris terutama bagi mereka yang mencintai sepakbola. Wembley telah menjadi tuan rumah bagi ratusan acara olahraga legendaris selama bertahun-tahun, dan Wembley akan tetap melakukannya selama bertahun-tahun yang akan datang, mengingat kemegahannya yang tak perlu diragukan.
 

Anda mungkin mengira Wembley hanya digunakan sebagai arena pertandingan sepakbola Internasional dan pertandingan sepakbola lokal, seperti Final Piala FA yang selalu diselenggarakan di Wembley Stadium setiap tahunnya. Tapi ternyata Wembley juga menjadi arena pertandingan olahaga Rugby. Selain itu, Wembley berperan sebagai tuan rumah acara hiburan lainnya di sepanjang tahun. Selama beberapa tahun terakhir beberapa band terbaik dan artis solo dunia telah bermain di Stadion Wembley. Wembley juga menyediakan tur stadion yang beroperasi dua kali sehari. Tur ini menampilkan semua fitur baru dari Wembley, dan juga merinci banyak sejarah stadion di masa lalu.

Sejarah 


Wembley terletak di Brent, London. Sejak tahun 1880 ada berbagai acara olahraga yang diadakan di stadion ini. Pada tahun 1880, Wembley menjadi rumah bagi pertandingan sepak bola dan kriket. Pada tahun 1889 Railway Metropolitan memutuskan untuk membangun menara berkaki empat setinggi 350 meter untuk menghasilkan pendapatan ke daerah tersebut. Namun, setelah beberapa saat, proyek tersebut kekurangan dana, dan hanya 61 meter dari bangunan tersebut yang dianggap selesai. Bangunan ini dinamai Watkins Folly. Bangunan ini hancur pada tahun 1907, karena rencana baru untuk membangun stadion yang lebih besar. Setelah berakhirnya Perang Dunia I, pemerintah menyusun rencana untuk membangun sebuah pameran yang berisi pusat olahraga sebagai bagian dari kawasan tersebut. Pada saat itu, daerah itu dijadikan lapangan golf 18 hole. Stadion baru, (selesai pada tahun 1923) dirancang dan dilengkapi dengan dana investasi sebesar 750.000 poundsterling, dan selesai dalam total 300 hari. Sejak 1923 sampai stadion ditarik ke bawah pada tahun 2003, stadion hanya mengalami perkembangan kecil, termasuk menanamkan lampu sorot pada tahun 1955, sebuah papan skor elektronik dan atap pada tahun 1963.Stadion Wembley dianggap terlalu tua oleh FA setelah berbagai pertemuan, dan pada tahun 2000 keputusan terakhir dibuat untuk mengembangkan 'The New Wembley'.

Wembley awalnya dijadwalkan selesai pada tahun 2003. Namun, karena penundaan; stadion tersebut tidak diserahkan secara resmi sampai pertengahan 2007. Wembley menawarkan atap yang bisa dibuka, dan lengkungan tunggal terbesar di dunia, yang menjadi icon khas miliknya. Kisaran dana yang dihabiskan untuk mengembangkan Wembey Stadium tak kurang dari £900 juta, (dua kali lipat dari anggaran awal). Stadion baru ini memiliki area yang didedikasikan untuk memamerkan sejarah situs Wembley. Saat ini Wembley mampu menampung hingga 90.000 kursi penonton, dan ini menjadikannya stadion terbesar kedua di Eropa.

Sampai di sini dulu Artikel Gomu Gomu Ku kali ini, jangan lupa dishare ya.
Sampai jumpa di Artikel berikutnya.
Salam...

Wednesday, 1 November 2017

Mengenal Lebih Dekat Stamford Bridge, Rumah Bagi Chelsea

Sepanjang sejarah berdirinya Chelsea, Stamford Bridge menjadi satu-satunya stadion yang digunakan oleh club guna mengarungi pertandingan kandang di setiap kompetisi baik domestik maupun eropa. "The Bridge" merupakan sebutan yang akrab di telingan penggemar untuk stadion yang berkapasitas 41.837 kursi penonton ini.



Stamford Brigde resmi dibuka pada tahun 1987, dan digunakan oleh London Club Athletic sebelum di beli oleh Gues Mears dan Joseph Mears pada tahun 1904. Pada awal pembangunannya oleh arsitek kenamaan Archibald Leatch, nama "Stamford Bridge" dipilih atas dasar sejarah Inggris setelah menjadi situs Yokshire salah satu pertempuran yang paling terkenal dari pemerintahan Raja Harold tahun 1066 melawan Viking.

Namun hal ini sebenaranya tidak berhubungan langsung dengan pemberian nama stadion. Nama "Stamford Bridge" berhubungan dengan sebuah aliran sungai yang disebut "Stanford Creek" di daerah Fulham Road dan King Road yang membentang disepanjang jalur kereta api saat ini di belakang Stand Timur dan mengalir terus ke Thames.

Dari awal berdiri hingga sekarang Stamford Bridge telah mengalami banyak perubahan. Yang paling terasa pada periode 1970-an dimana klub mengalami krisis keuangan yang memaksa pemilik untuk menjual situs Stamford Bridge kepada pengembang guna melunasi hutang. Hal ini membuat Chelsea kehilangan tanahnya dan memaksa mereka berhenti untuk membangun Stamford Bridge serta tertinggal oleh club-club sekota seperti QPR dan Fulham. Barulah pada tahun 1992 kepemilikan Stamford Bridge berhasil diambil alih pemilik.

Setelah periode tersebut Stamford Bridge dibangun kembali, yang paling menonjol ada pembanunan Stand Utara dan perubahan namana menjadi Matthew Harding Stand. Hingga awal milenium baru dibawah kepemilikan Roman Abramovich Stamford Bridge mampu menjadi stadion megah dengan segala fasilitas dan penerapan teknologi yang dilakukan.



Yang terbaru keinginan Chairman Chelsea guna meningkatkan kapasitas stadion hingga 60.000 kursi penonton nampaknya akan terealisasi. Proposal pembangunan The New Stamford Brigde yang sempat ditolak oleh pemrintah kota London sudah disetujui. Dana tak kurang dari 500 juta euro siap dikeluarkan Roman Abramovich guna membangun Stamford Bridge menjadi salah satu icon kota London.

Semakin besar kapasitas stadion sebuah klub juga mencerminkan seberapa besar club tersebut. Hal ini juga akan berdampak pada pendapatan club tersebut.

Sebelumnya terima kasih untuk agan-agan yang sudah membaca artikel ini.
Jangan lupa di share ya, dan klik icon google (+) untuk mengikuti Gomu Gomu Ku.
Sampai jumpa di artikel selanjutnya...

Sunday, 29 October 2017

Mengenal Lebih Dekat Frank Lampard, Sang Top Skor Sepanjang Masa Chelsea

Frank Lampard, siapa yang tidak kenal dengan sosok yang satu ini. Segudang prestasi selama 21 tahun kariernya menjadikannya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia di era modern sepakbola.

Sepanjang karier profesionalnya, Lampard telah sejumlah club berbeda, mulai dari West Ham United, Chelsea, Manchester City, dan New York City. Dan bersama Chelsea-lah Lampard metasbihkan diri sebagai Legenda.

Sangat sulit memang membayangkan Lampard tanpa Chelsea, ataupun sebaliknya Chelsea tanpa Lampard. Seperti pada pertandingan antara Chelsea vs Manchester City pada September 2014 silam yang kala itu Lampard berstatus sebagai pemain Manchester City dan bahkan pada saat itu Lampard mampu mencetak gol penyeimbang. Perasaan bercampur aduk mana kala harus membobol gawang tim yang telah Ia bela selama 13 tahun tersebut.

"Saya kehabisan kata-kata. Saya tidak ingin bermain dan mencetak gol seperti itu lagi. Saya masuk ke stadion dan para fans Chelsea bernyanyi. Itu sangat emosional." ungkap Lampard.

Sementara pada musim ini Chelsea yang telah ditinggal oleh legenda terbaiknya itu belum bisa menemukan sosok pengganti yang sepadan. Chelsea masih terseok-seok di posisi ke-4 klasmen sementara musim ini. Krisis pemain di lini tengah menjadi masalah utama, kendati pada awal musim Chelsea membeli sejumlah gelandang. Namun belum mampu menemukan pemain seperti Frank Lampard yang mampu tampil konsisten tapi juga produktiv.

Segudang prestasi yang Ia rengkuh bersama Chelsea tentu menjadi moment yang tak terlupakan dalam karier sepakbolanya. Selama 15 tahun terakhir Chelsea menjelma sebagai salah satu Club yang sangat disegani dan Lampard menjadi salah satu pemain penting dalam masa keemasan tersebut.

Selama di Chelsea, Lampard memainkan 648 pertandingan di semua kompetisi dengan torehan 211 gol yang sekaligus menjadikannya sebagai top skor sepanjang masa club. Khusus untuk Liga Inggris, Lampard mecatatkan 609 pertandingan, sebuah catatan yang hanya kalah oleh sosok Ryan Giggs (632) dan Gareth Barry (615). Total, disepanjang kariernya baik di Timnas dan club Lampard mampu mengemas 303 gol dengan posisinya yang hanya seorang gelandang. Ada satu catatan unik yang mampu Ia torehkan dalam sepuluh musim EPL (2002/2003-2012/2013) kala itu Lampard mampu mencetak sepuluh gol atau lebih dalam satu musim kompetisi. Catatan terbaiknya terjadi pada musim 2009/2010 (22 gol) dan sekaligus mengantarkan Chelsea sebagai Juara EPL. Dan tidak hanya urusan mencetak gol, Lampard juga mampu mencatatkan 103 asissts di EPL.

Berbicara seorang Lampard tentu bukan hanya tentang gol dan assists saja, tapi juga loyatitas, kepemimpinan, dan konsistensi. Bermain di club sebesar Chelsea tentu menuntut Lampard untuk selalu tampil konsisten di setiap pertandingan. Tekanan akan target juara di setiap kompetisi yang diberikan oleh pemilik club tentu juga memberikan standar tersendiri bagi Lampard. Bahkan dalam satu kurun waktu, Lampard pernah tampil dalam 164 pertandingan beruntun.

Sebanyak 13 gelar mampu Ia torehkan bersama Chelsea dengan rincian 3 gelar EPL, 4 gelar FA Cup, 2 gelar League Cup, 2 gelar Community Shield, 1 gelar Europa League, dan tentu saja 1 gelar UCL membuktikan dirinya sebagai Legenda terbaik club mengalahkan pendahulunya Peter Osgood.

Good job Franky atas segala prestasi Mu...
Terima kasih buat agan-agan yang udah membaca artikel ini, jangan lupa di share ya, dan klik icon google (+) untuk mengikuti Gomu Gomu Ku.
Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Sunday, 15 October 2017

Kembali Raih Kekalahan, Apa Yang Salah Dengan Chelsea ?

Sabtu (14/10/2017) dalam pertandingan yang berlangsung di kandanga Crystal Palace tersebut berakhir dengan kemenangan tuan rumah. Hal ini membuat Chelsea menelan 2 kekalahan secara beruntun setelah sebelum dipermalukan Manchester City dengan skor 1-0. Hal ini tentu membuat para fans kawatir dan kecewa, karena menilik point (13) yang dimiliki Chelsea yang membuat mereka masih tertahan di posisi 5 klasmen.

Sejumlah permasalahan dialami kubu The Blues sebelum pertandingan, seperti absennya pemain akibat cedera, dan jeda internasional ang terlalu dekat yang membuat kondisi pemain tidak 100% fit.

Yang paling dirasakan dampaknya adalah cederanya N'golo Kante yang membuat lini tengah Chelsea gelabakan tadi malam. Sering kehilangan bola, dan tidak adanya seorang pemain sebagai pemotong arus serangan balik lawan sebaik Kante menjadi faktor permasalahan.

Kemudian absennya Alvaro Morata juga mengurangi ketajaman di lini serang Chelsea. Terlebih sejumlah kemenangan Chelsea sebelumnya diraih akibat sumbangsi gol Alvaro Morata. Dan harus diakui bahwa peran Alvaro Morata yang semakin vital bagi tim diawal musim belum bisa digantikan oleh sosok Michy Batshuayi.

Selain masalah abesennya sejumlah, faktor fisik yang belum 100% akibat jeda intersional memberikan dampak tersendiri bagi pemain. Sejumlah pemain seperti Hazard, Michy, Courtois, Kante, Dave, dan beberapa pemain lainnya membela negara masing-masing dalam ajang kualifikasi piala dunia 2018. Bahkan dalam 2 pekan kemarin sejumlah pemain Chelsea yang dipanggil Tim Nasional mereka harus memainkan 2 laga sebelumnya. Hal ini tentu menggerus kekuatan fisik para pemain.

Sementara itu Chelsea akan menghadapi Watford dalam lanjutan Liga Inggris pekan depan.